Sampul Abah Izzi

Abah Izzi

oleh Akhmad Kusnanda Ilhami

Editor: Lalu Abdul Fatah & Aris Rahman Yusuf

Sinopsis

Di tengah arus modernisasi yang kian kencang, Pesantren Sa’adatuddarain berdiri sebagai mercusuar pendidikan Islam yang teguh menjaga tradisi sembari beradaptasi dengan tuntutan zaman. Buku ini menelusuri sejarah panjang berdirinya pesantren, mulai dari visi luhur sang pendiri hingga perjuangan kolektif para pengasuh dalam membangun tatanan pendidikan yang harmonis. Penulis memotret bagaimana kurikulum pesantren dirancang tidak hanya untuk penguasaan ilmu agama secara tekstual, tetapi juga pembentukan karakter santri yang adaptif, mandiri, dan memiliki kepekaan sosial yang tinggi terhadap dinamika masyarakat di sekitarnya.

Narasi dalam buku ini secara mendalam mengupas keseharian santri yang penuh dengan disiplin spiritual dan intelektual, di mana kegiatan menghafal Al-Qur’an bersanding erat dengan pembelajaran ilmu-ilmu umum. Pembaca akan diajak memahami filosofi "Sa’adatuddarain"—kebahagiaan di dua negeri—yang menjadi napas utama dalam setiap aktivitas di pondok. Selain aspek edukasi, naskah ini juga menonjolkan peran pesantren sebagai agen perubahan sosial yang mampu menggerakkan ekonomi umat melalui berbagai unit usaha mandiri, membuktikan bahwa institusi tradisional memiliki potensi besar dalam pemberdayaan masyarakat modern.

Naskah ini hadir sebagai refleksi sekaligus panduan bagi para pendidik, orang tua, dan pengelola lembaga pendidikan dalam menghadapi tantangan zaman yang serba digital. Dengan gaya bahasa yang mengalir dan penuh inspirasi, Fathul Rakhman berhasil mendokumentasikan transformasi Pesantren Sa’adatuddarain menjadi institusi yang modern tanpa kehilangan jati diri keislamannya. Buku ini merupakan sebuah penghormatan bagi dedikasi tanpa batas para pejuang pendidikan yang terus berikhtiar mencetak generasi Qur'ani yang siap berkontribusi bagi kemajuan bangsa dan agama.