Selayang Pandang Pengembangan Desa Wisata Rintisan
oleh Marham Jupri Hadi
Editor: Meiyanti Widyaningrum & Lume
Sinopsis
Buku ini merupakan karya ilmiah yang disusun berdasarkan hasil penelitian di Desa Pengadangan Barat, Kabupaten Lombok Timur. Sebagai desa yang baru ditetapkan statusnya pada tahun 2021, buku ini membedah berbagai dinamika, potensi, hingga rintangan yang dihadapi dalam fase rintisan sebuah destinasi wisata pedesaan. Penulis memaparkan secara komprehensif bagaimana kekayaan alam dan nilai spiritual masyarakat lokal dapat diintegrasikan menjadi daya tarik wisata yang bernilai ekonomi sekaligus tetap religius.
Pembahasan di dalamnya mencakup analisis mendalam mengenai strategi pengembangan sumber daya manusia melalui Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS). Buku ini juga menyoroti pentingnya pendekatan pentahelix yang melibatkan akademisi, bisnis, komunitas, pemerintah, dan media untuk membangun ekosistem pariwisata yang berkelanjutan di Nusa Tenggara Barat. Penulis secara jujur mengungkap tantangan di lapangan, termasuk keterbatasan infrastruktur dan perbedaan persepsi masyarakat terhadap dampak sosial pariwisata.
Sebagai panduan praktis, naskah ini menawarkan resolusi melalui model wisata pendidikan (education tourism) dan agrowisata yang ramah terhadap kearifan lokal. Dengan identifikasi kebutuhan pelatihan yang spesifik bagi para penggerak desa, buku ini hadir sebagai referensi vital bagi pengelola desa wisata, pengambil kebijakan, hingga akademisi yang ingin memahami strategi transformasi desa menjadi destinasi mandiri yang berdaya saing global.
Pembahasan di dalamnya mencakup analisis mendalam mengenai strategi pengembangan sumber daya manusia melalui Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS). Buku ini juga menyoroti pentingnya pendekatan pentahelix yang melibatkan akademisi, bisnis, komunitas, pemerintah, dan media untuk membangun ekosistem pariwisata yang berkelanjutan di Nusa Tenggara Barat. Penulis secara jujur mengungkap tantangan di lapangan, termasuk keterbatasan infrastruktur dan perbedaan persepsi masyarakat terhadap dampak sosial pariwisata.
Sebagai panduan praktis, naskah ini menawarkan resolusi melalui model wisata pendidikan (education tourism) dan agrowisata yang ramah terhadap kearifan lokal. Dengan identifikasi kebutuhan pelatihan yang spesifik bagi para penggerak desa, buku ini hadir sebagai referensi vital bagi pengelola desa wisata, pengambil kebijakan, hingga akademisi yang ingin memahami strategi transformasi desa menjadi destinasi mandiri yang berdaya saing global.






