Jejak AksaraJejak Aksara

Menjelajah Semesta...

Muara Sajakku

oleh Noor Liora, NS

Editor: Lalu Abdul Fatah

Sinopsis

Muara Sajakku merupakan sebuah manifestasi reflektif yang dituangkan melalui untaian kata-kata puitis oleh Noor Liora, NS. Sebagai kumpulan puisi perdana, buku ini menjadi ruang bagi penulis untuk mengekspresikan kedalaman jiwa dan mencari makna di tengah hiruk pikuk dunia. Penulis membagikan refleksi tulus mengenai perjalanan hidup yang penuh dengan dinamika emosi, mulai dari rasa bahagia, cinta, hingga kehampaan dan kesedihan yang mendalam.

Buku ini tidak hanya sekadar kumpulan bait, tetapi juga sebuah narasi tentang perjuangan dan ketabahan. Melalui judul-judul seperti "Aku Baja yang Membara" dan "Jalan Juang Kita", pembaca diajak menyelami tekad kuat dalam menghadapi realitas kehidupan yang terkadang kejam dan materialistik. Penulis menggambarkan pengalaman personal, termasuk kerinduan pada sosok ayah, refleksi tentang masa kecil yang melara, hingga pencarian ketenangan di "emperan rumah Tuhan".

Selain tema perjuangan, Muara Sajakku mengeksplorasi spektrum asmara dan kehilangan dengan sangat emosional. Puisi-puisinya menangkap momen-momen intim seperti bisikan asmara di bawah rembulan hingga kepedihan saat menghadapi perpisahan dan kematian yang tak terelakkan. Penulis berhasil membingkai rasa kehilangan tersebut sebagai bagian dari perjalanan yang mendewasakan, menjadikan buku ini sebagai teman bagi mereka yang sedang mencari resonansi atas perasaan gelisah dalam diri mereka sendiri.

Melalui karya ini, Noor Liora, NS berharap dapat memberikan inspirasi bagi pembaca untuk terus melangkah maju. Puisi-puisi di dalamnya berfungsi sebagai penyembuh luka dan pengingat bahwa di balik setiap badai pasti ada muara kebahagiaan yang menanti. Dengan gaya bahasa yang jujur dan menyentuh, buku ini menjadi kontribusi berharga bagi khazanah sastra Indonesia kontemporer.
Harga Edisi Cetak
Rp 0